Kapolri Turun Langsung ke HI, Cek Pengamanan Tahun Baru hingga Sapa Masyarakat
JAKARTA
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung ke Bundaran
Hotel Indonesia (HI) untuk mengecek langsung pengamanan personel
kepolisian terkait dengan perayaan malam Tahun Baru 2026.
Sigit
langsung turun ke Bundaran HI yang merupakan salah satu titik pusat
perayaan Tahun Baru 2026 yang dihadiri banyak masyarakat, khususnya
Jakarta dan sekitarnya.
Di lokasi tersebut, diselenggarakan doa
bersama lintas agama, panggung hiburan, dan rangkaian kegiatan lainnya.
Personel kepolisian sudah dikerahkan untuk menjamin rasa aman dan
nyaman dari warga yang hendak merayakan pergantian tahun.
Sigit
mengecek pos pengamanan yang ada di sekitar HI. Ia juga melakukan
pemeriksaan langsung kepada seluruh personel yang bertugas melakukan
pengamanan serta pelayanan terhadap masyarakat.
Tak hanya
memastikan keamanan, Sigit juga menyapa dan menyalami langsung
masyarakat yang sedang menanti detik-detik pergantian tahun dari 2025 ke
2026. Kehadiran Kapolri turun langsung di tengah masyarakat merupakan
wujud komitmen Polri yang humanis dan tak berjarak dengan seluruh
lapisan elemen masyarakat.
Kemudian, Sigit pun membagikan
sejumlah goodie bag untuk masyarakat. Masyarakat antusias menyambut
kehadiran dari Sigit di Bundaran HI. Mereka berebut bersalaman hingga
foto bersama.
Sebelumnya, Sigit melakukan monitoring kegiatan
pergantian malam Tahun Baru 2026 se-Indonesia secara virtual di Polda
Metro Jaya. Ia ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengamanan dan
pelayanan optimal sebagaimana instruksi dari Presiden Prabowo Subianto.
"Sesuai
arahan Bapak Presiden, beliau ingin memastikan rangkaian kegiatan
pengamanan dan pelayanan untuk pergantian tahun terlaksana dengan baik,"
kata Sigit di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/12/2025), malam.
Sigit
memaparkan, terkait pergantian tahun, ada beberapa kegiatan yang memang
harus mendapatkan pengamanan dari kepolisian. Polri sejak awal
berkomitmen menciptakan rasa aman dan memberikan pelayanan optimal untuk
seluruh lapisan masyarakat.
"Kemudian juga ada kegiatan ibadah
di beberapa wilayah yang harus kita amankan pada saat acara pergantian
akhir tahun. Di sisi lain juga ada kegiatan kunjungan ke tempat wisata
termasuk pengumpulan masyarakat di beberapa wilayah terkait pelaksanaaan
pergantian tahun, ini semua menjadi bagian kita jaga dan amankan," ujar
Sigit.
Dari hasil monitoringnya, Sigit menegaskan, sebagian
besar masyarakat mematuhi imbauan dari Pemda setempat soal tidak
merayakan dengan kembang api. Menurut Sigit, di beberapa titik
dilaksanakan dengan kegiatan doa bersama, sebagai wujud empati kepada
masyarakat yang menjadi korban bencana alam di Sumatera.
"Secara
umum sebagian besar masyarakat mematuhi tidak melaksanakan kegiatan,
khususnya Pemda terkait dengan penggunaan kembang api pada saat
pergantian tahun. Dan banyak yang merayakan doa bersama. Tentunya ini
bagian dari empati kita terhadap saudara kita yang ada di Sumatera,"
tegas Sigit.

Komentar
Posting Komentar