May Day, Polda Jatim Himbau Masyarakat yang Akan ke Surabaya Lewati Jalur ini
SURABAYA
- Puluhan ribu masa buruh dari beberapa wilayah di Jawa Timur akan
berkumpul di Surabaya untuk memperingati hari buruh Internasional ( May
Day), Rabu ( 1/5).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas)
Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan, untuk pengamanan di
wilayah Kota Surabaya, Polda Jawa Timur telah menyiapkan lebih kurang
1.758 personel untuk memback up Polrestabes Surabaya.
Kabidhumas
Polda Jatim juga menghimbau kepada Masyarakat yang akan ke Surabaya
dapat menghindari rute atau titik kumpul masa buruh.
"Bagi para
pengguna jalan atau masyarakat yang akan ke Surabaya kita siapkan
beberapa rute untuk menghindari jalan yang menjadi tempat kumpul massa
buruh dan lokasi peringatan may day," kata Kombes Dirmanto.
Masih kata Kombes Dirmanto, saat peringatan May day, Polisi juga akan melakukan rekayasa lalu lintas di Kantor Gubernur Jatim.
“Kendaraan dari Jalan Kebon Rojo, Jalan Veteran yang menuju ke Jalan Pahlawan diarahkan menuju ke St Kota,”terangnya.
Sedangkan kendaraan dari Jalan Tembaan menuju Jalan Sulung Sekolahan diarahkan lurus menuju Jalan Pasar Besar.
Untuk
rekayasa lalu lintas di Gedung Negara Grahadi, kendaraan dari arah
Basuki Rahmat yang akan mengarah ke Jalan Gubernur Suryo, diarahkan
menuju Jalan Embong Malang.
Kendaraan yang dari arah Jalan Gemblongan dan Jalan Prambon menuju Jalan Tunjungan diarahkan ke Genteng Kali.
Sedangkan kendaraan dari Jalan Tunjungan ke Jalan Gubernur Suryo di putar balik di U TURN LCC menuju Jalan Embong Malang.
“Sementara kendaraan dari arah Jalan Ngaglik menuju Jalan Simpang Dukuh diarahkan ke Jalan Genteng Kali,”tambah Kombes Dirmanto.
Dijelaskan
oleh Kombes Dirmanto, pengamanan May day nantinya juga akan fokus di
beberapa kantor pemerintahan yang menjadi titik aksi saat peringati may
day.
“Diantaranya, Kantor DPRD Provinsi Jatim, Kantor Gubernur
Jatim dan Gedung Negara Grahadi. Selain itu juga ada beberapa lokasi
lain yang turut menjadi pengamanan perhatian,”ujar Kombes Dirmanto.
Lokasi
lain yang akan menjadi fokus pengamanan saat peringati may day yakni,
SPS Romokalisari, Bundaran Karang Poh, depan KBS serta kawasan industri
Sier.
Selain itu ada 9 exit tol yang juga akan dilakukan
pengamanan diantaranya, exit tol romokalisari, tandes, dupak, banyu
urip, satelit, gunung sari, waru gunung, waru utama dan tol Brebek.
"Sudah
kita siagakan personel di tempat yang menjadi titik pengalihan arus,
jadi masyarakat bisa mengikuti arahan petugas di lapangan," terang
Kombes Dirmanto.
Sementara itu Kepala Kepolisian Resor Kota Besar
Surabaya, Kombes Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K, M.H. mengatakan, sebanyak
1.758 personel dari Polda Jatim, 557 personel Polrestabes Surabaya, 353
Personel Polsek Jajaran, dan 506 Personil dari Instansi Samping antara
lain TNI dan dari Pemerintah Kota Surabaya.
"Tiga titik yang
menjadi konsentrasi massa buruh yakni di Gedung Negara Grahadi, Kantor
Gubernur Jawa Timur, dan Kantor DPRD Provinsi Jawa Timur," ujar Kombes
Pol Pasma.
Selain itu ada 6 Titik kumpul yang perlu diantisipasi
antara lain, Batas Kota Waru (Cito), Depan Kebun Binatang Surabaya
(KBS), Simpang Lima Romokalisari, Bundaran Karang Poh, Exit Tol Waru
Gunung, dan Kawasan Industri SIER.
Dalam rangka memastikan
mobilisasi massa dapat berjalan dengan aman dan lancar, Polisi juga akan
menempatkan personil di 17 Titik Kanalisasi sehingga massa aksi buruh
bisa sampai lokasi dalam keadaan aman dan selamat sampai tujuan.
Kombes Pol Pasma pun mengimbau agar para buruh dapat tertib dalam melaksanakan peringatan May Day dan aksi unjuk rasa.
"Polri
siap mengawal dan mengamankan massa buruh menyampaikan aspirasinya.
Namun penyampaian pendapat dan aspirasi harus dilakukan secara tertib,"
pungkas Kombes Pol Pasma Royce. (*)

Komentar
Posting Komentar